MAARIF https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif <p class="Text"><strong><span lang="EN-GB">MAARIF: ARUS PEMIKIRAN ISLAM DAN SOSIAL</span></strong><span lang="EN-GB">&nbsp; adalah jurnal refleksi-kritis Pemikiran Islam dan Sosial. Jurnal ini diterbitkan oleh MAARIF Institute <em>for Culture and Humanity</em>, dengan frekuensi terbit 2 kali setahun (Juni, Desember).</span></p> <p class="Text"><span lang="EN-GB">Jurnal MAARIF merupakan ruang bagi diskursus pemikiran kritis para cendekiawan, agamawan, peneliti, dan aktivis mengenai isu-isu keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Di antara beberapa cendekiawan yang pernah berkontribusi dalam penerbitan jurnal ini adalah Abdul Munir Mulkhan, Ahmad Jainuri, Ahmad Syafii Maarif, Andreas A. Yewangoe, Anhar Gonggong, Ariel Heryanto, Asvi Warman Adam, Donny Gahral Adian, F. Budi Hardiman, Franz Magnis-Suseno, M. Amin Abdullah, M.C. Ricklefs, Mohamad Sobary, Ratna Megawangi, Reed Taylor, Saparinah Sadli, Syafiq A. Mughni, Vedi R. Hadiz, Yudi Latif, dan beberapa tokoh lainnya.</span></p> en-US msupriadi@maarifinstitute.org (M Supriadi) dmoerdiani@maarifinstitute.org (Deni Murdiani) Mon, 25 Jul 2022 16:43:10 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di Era Digital) https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/172 <div class="page" title="Page 3"> <div class="section"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Artikel-artikel dalam jurnal ini secara umum melihat secara kritis layanan teknologi informasi, baik proses pengolahan dan berbagi informasi. Kemampuan berpikir kritis di dalam masyarakat informasi, menjadi sangat penting agar setiap individu dapat memilih dan menggunakan informasi yang tersedia sesuai kebutuhan dan kepentingannya. Terlebih dengan adanya andemic Covid-19 di tahun 2019 hingga adanya berbagai varian baru membuat media digital sangat dibutuhkan masyarakat. Kegiatan apapun yang awalnya dilakukan secara offline satu dengan yang lain bisa berinteraksi secara langsung seketika dibatasi dengan kegiatan secara online. Dampak penyebaran pandemic yang sangat cepat membuat manusia merasakan ketakutan tersendiri. Masyarakat berkomunikasi melalui media sosial yang mengakibatkan penggunaan internet pada masa pandemic sangat meningkat drastis.</p> </div> </div> </div> </div> Moh Shofan Copyright (c) 2022 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/172 Mon, 25 Jul 2022 00:00:00 +0000 Literasi Digital pada Mahasiswa: Dampak Keberfungsian Keluarga dalam Mengatasi Penyalahgunaan Internet di Masa Pandemi https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/165 <p>Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh fungsi keluarga, jenis kelamin, dan durasi penggunaan internet di luar kegiatan belajar terhadap <em>problematic internet use (PIU)</em> pada mahasiswa di masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengambil responden 1062 mahasiswa S1 dan Diploma di seluruh Indonesia yang aktif mengikuti perkuliahan dengan metode pembelajaran jarak jauh menggunakan teknik <em>non-probability sampling</em>, dengan <em>convenience sampling. </em>Instrumen yang digunakan, yaitu<em> Generalised Problematic Internet Use-2</em> (GPIU-2; Caplan, 2010) dan <em>Family Assessment Device (FAD) Survey</em> (Eipstein, Baldwin, dan Bishop, 1983). bahwa hasil uji regresi linear berganda menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, dimana nilai ini lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan P&lt;0,05 maka terdapat pengaruh signifikan antara keberfungsian keluarga, durasi penggunaan internet di luar aktivitas belajar, dan jenis kelamin terhadap PIU pada mahasiswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa keberfungsian keluarga, jenis kelamin, dan durasi penggunaan internet di luar aktivitas belajar merupakan faktor prediktor dan memberikan efek terhadap PIU pada mahasiswa di Indonesia.</p> Santi Yudhistira, Lussy Dwiutami Wahyuni, Deasyanti Deasyanti Copyright (c) 2022 Santi Yudhistira, Lussy Dwiutami Wahyuni, Deasyanti Deasyanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/165 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000 Kampanye Nilai-Nilai Moderasi Islam Melalui Internet (Studi Tranformasi Media Dakwah di Asrama Hasbullah Sa’id MAPK MAN 4 Jombang) https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/158 <p>Tulisan ini mencoba untuk mendeskripsikan kontribusi siswa-siswi MAPK MAN 4 Jombang dalam mengkampanyekan moderasi Islam. Nilai-nilai moderasi Islam tercermin dalam kehidupan sehari-hari siswa-siswi di asrama, yang diharapkan mampu mengemban amanah sebagai agen perubahan dalam menciptakan perdamaian dunia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari 8 orang yaitu 5 orang peserta didik, 2 tutor, dan 1 pengasuh asrama. Hasil penelitian ini adalah munculnya kehidupan santri yang menggambarkan nilai-nilai moderasi Islam, baik di bidang akidah (keyakinan), ibadah (pelaksanaan hukum dan ritual keagamaan), dakwah (syiar agama) dan akhlak (etika). Kemudian adanya transformasi dakwah di pesantren, yang tidak hanya sekadar budaya membaca dan mendengar, melainkan berkembang menuju budaya menulis. Para santri tidak hanya terbiasa menulis di majalah sekolah atau asrama melainkan aktif menuliskan opini di portal-portal keislaman nasional, semisal NU Online, Alif.id, Pesantren.id, Neswa.id dan sebagainya. Dengan aktifnya para siswa menulis di internet, asumsinya bahwa upaya siswa untuk mengkampanyekan Islam moderat semakin terbuka lebar karena internet merupakan media dakwah yang strategis, efektif dan efisien.</p> Muhammad Saiful Umam Ichwati Copyright (c) 2022 Muhammad Saiful Umam Ichwati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/158 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000 Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak Usia Dini dalam Pemanfaatan Youtube Channel selama Pandemik Covid-19 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/171 <div class="page" title="Page 1"> <div class="section"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan YouTube pada anak usia dini di masa pandemi Covid-19. Bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi keluarga pada orang tua dan anak usia dini dalam menggunakan YouTube channel dengan menggunakan dimensi dari teori interaksi simbolik di antaranya mind, self, dan society. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian di antaranya pada aspek mind, di mana orang tua dan anak saling memahami simbol-simbol yang diberikan ketika orang tua mendampingi anak menggunakan YouTube channel seperti ekspresi senang, bosan, dan tidak senang. Pada aspek self, orang tua sadar benar bahwa refleksi mereka di depan anak-anak mereka seperti apa, sehingga anak bisa menilai diri orang tua dan juga sebaliknya, bagaimana orang tua menilai diri anak. Pada aspek society, tiap individu, baik orang tua maupun anak, dalam menggunakan YouTube channel melibatkan perilaku yang mereka pilih secara aktif dan sukarela. Hal ini membawa kedalam proses pengambilan peran dalam keluarga yang membentuk pola komunikasi orang tua dan anak dalam memanfaatkan YouTube channel. Kesimpulannya, pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam menggunakan YouTube channel terbentuk secara verbal dan nonverbal dengan pola persamaan (equality pattern) dan pola persamaan seimbang terpisah.</p> </div> </div> </div> </div> Trias Pyrenia Iskandar Copyright (c) 2022 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/171 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000 Paham Berpikir Kritis, Perilaku Berbagi Informasi Baik https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/168 <div class="page" title="Page 1"> <div class="section"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menemu-kenali korelasi antara tingkat pemahaman tentang berpikir kritis terhadap sikap dan perilaku berbagi informasi masyarakat serta (2) mengetahui efektivitas Program Tular Nalar dalam memberikan pemahaman tentang konsep berpikir kritis kepada masyarakat luas. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif, survei dilakukan di 23 propinsi, data dikumpulkan secara elektronik menggunakan convenience sampling technique dan dianalisis secara deskriptif dan bivariat untuk mengukur korelasi. Responden berjumlah 298 orang, sebagian besar perempuan, berusia 20 tahunan dan sedang menempuh pendidikan di sekolah menengah atau universitas. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang cukup kuat antara tingkat pemahaman tentang berpikir kritis dengan sikap dan perilaku berbagi informasi.</p> </div> </div> </div> </div> Loina Lalolo Krina Perangin-Angin Copyright (c) 2022 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/168 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000 Kewarganegaraan Digital, Penguatan Wawasan Global Warga Negara, dan Peran Pendidikan Kewarganegaraan https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/153 <p>Artikel ini memuat gagasan tentang signifikansi dan penguatan kompetensi warga negara dalam aspek wawasan globalnya melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan artikel ini untuk mengupayakan penguatan wawasan global dalam menjalani kewarganegaraan digital yang terbentuk dari globalisasi dan perkembangan teknologi terutama dimasa pandemi covid-19. Metode artikel ini adalah metode kepustakaan. Artikel ini menghasilkan bahwa peran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi wawasan global yang mencakup pengetahuan kewargaan, ketrampilan kewargaan, dan sikap sebagai warga negara global sekaligus memiliki kemampuan untuk menjaga dan menguatkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan yang tercermin dalam integritas kediriannya sebagai bagian integral tak terpisahkan sebagai warga negara.</p> Alif Lukmanul Hakim Copyright (c) 2022 Alif Lukmanul Hakim https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/153 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000 Pengalaman Penyintas Covid-19 Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi di Media Digital https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/142 <p>Selama pandemi media digital menjadi salah satu alat yang digunakan masyarakat untuk menjawab keingintahuannya terhadap virus Covid-19. Dalam keadaan banjir informasi ini, khalayak memiliki kuasa untuk menentukan saluran dan pembahasan yang sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan instrument kuesioner yang dilakukan secara daring kepada penyitas Covid-19 yang dipilih secara <em>purposive sampling</em>. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan responden dalam penelitian ini aktif mencari informasi tentang gejala penyakit, alternatif pengobatan, efek samping obat, upaya pencegahan penularan, dan prosedur isolasi mandiri. Dalam mencari sumber informasi, responden menjadikan kredibilitas media dan kemudahan akses sebagai kriteria utama dalam memilih media. Untuk itu, media digital merupakan media yang paling banyak digunakan penyintas Covid-19, terutama mesin pencarian, media resmi pemerintah, dan aplikasi percakapan. Hal ini perlu dilakukan supaya kesehatan mental penyintas terus terjaga. Beberapa upaya yang dilakukan penyintas dalam menjaga kesehatan mental adalah dengan selektif dalam memilih informasi, mengecek kebenaran informasi dan sumber data, serta mengaktifkan fitur <em>spam</em>.</p> Dionni Ditya Perdana, Anis Endang Copyright (c) 2022 Dionni Ditya Perdana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/142 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000 Narasi Internet dan Keluarga Untuk Generasi Phi (Π) Dalam Kurikulum Tular Nalar https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/139 <p>Generasi <em>phi (π</em>) sebagai generasi Indonesia yang lahir pada 1989-2000 awal merupakan target pembelajaran yang sejalan dengan apa yang tertulis pada beranda website bahwa Tular Nalar akan menjadi teman terbaik untuk mendalami berbagai isu global terkini dengan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana narasi internet dan keluarga untuk generasi <em>phi</em>dalam kurikulum Tular Nalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis <em>framing </em>milik Gamson dan Modigliani lalu studi pustaka berdasarkan buku Generasi <em>Phi</em> <em>(π</em>) oleh Muhammad Faisal. Hasil penelitian menunjukan bahwa narasi internet dan keluarga untuk generasi <em>phi </em>dalam kurikulum Tular Nalar terdapat dalam video lalu kuis.</p> Dea Rezki Gerastri Copyright (c) 2022 Dea Rezki Gerastri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/139 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000 Tingkat Literasi Digital Pada Remaja di Timor-Leste https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/159 <div><span lang="EN-US">Literasi digital di Timor-Leste belum menjadi kajian yang populer dalam dunia akademik. Penelitian Kuantitatif dengan metode survei ini bertujuan untuk mengukur tingkat literasi digital pada remaja di Timor-Leste. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Timor-Leste yang berada pada rentang usia 17-24 tahun yang tengah melanjutkan pendidikan di Universitas-Universitas yang ada di Ibu kota Dili. Pengukuran tingkat literasi digital dalam penelitian ini mengadopsi 10 kompetensi literasi digital yang dipublikasikan oleh Jaringan Pegiat Literasi Digital (JAPELIDI). Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat Literasi Digital pada kaum remaja di Timor-Leste berada pada level empat atau di atas rata-rata</span></div> Sherley Siki Copyright (c) 2022 Sherley Siki https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/159 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000 Perilaku Komunikasi Interpersonal Pecandu Game Online https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/157 <p><em>Game online</em> merupakan fenomena yang menarik namun kehadirannya menyebabkan kecanduan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi motivasi pemain kecanduan Dota 2, mengeksplorasi interaksi di dalam dan di luar dunia maya. Teori Motivasi dan teori Repeated Games digunakan sebagai referensi utama. Studi kualitatif, wawancara dengan lima pecandu <em>game</em> Dota 2, tiga anggota keluarga, <em>staf caffe game</em>, dan psikolog. Temuan menunjukkan bahwa motivasi memainkan <em>game online</em> untuk menaikkan peringkat, keuntungan finansial, <em>relationship</em>, dan menjadi profesional. Interaksi virtual pecandu Dota 2 aktif karana kesamaan minat. Grup media sosial digunakan untuk interaksi virtual. Interaksi nyata jarang dilakukan, temuan menarik lainnya adalah penggunaan Istilah-istilah dalam Dota 2 tetap dilakukan pada interaksi di luar dunia maya.</p> Nurprapti Wahyu Widyastuti Copyright (c) 2022 Nurprapti Wahyu Widyastuti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal-maarifinstitute.org/index.php/maarif/article/view/157 Thu, 30 Jun 2022 00:00:00 +0000