Perspektif Sains Pandemi Covid-19: Pendekatan Aspek Virologi Dan Epidemiologi Klinik

  • Yordan Khaedir Universitas Indonesia
Keywords: virus korona, SARS-CoV-2, pandemi Covid-19, epidemiologi klinik, virologi, patogenisitas

Abstract

Munculnya virus korona SARS-CoV-2 pada bulan Desember 2019 kemudian menyebabkan Covid-19, yakni penyakit yang sifatnya akut menyerang terutama pada organ saluran napas. SARS-CoV-2 merupakan jenis ketiga dari virus korona yang sangat patogen menginfeksi manusia setelah SARS dan MERS dan telah menjadi pandemi di abad 21. Beberapa studi virologi, preklinik, klinik, serta kesehatan komunitas terkait dengan Covid-19 telah mulai dipublikasikan sejak awal pertama terjadinya wabah, yakni awal tahun 2020. Adanya kajian riset tersebut mampu memengaruhi pengambilan keputusan dalam rangka eradikasi Covid-19 dan kebijakan kesehatan masyarakat yang akan ditetapkan. Pengambilan keputusan yang keliru dalam aspek klinik bisa berakibat fatal bagi individu maupun sub kelompok terinfeksi dalam populasi di suatu wilayah. Begitu juga kesalahan pengambilan kebijakan akan berpengaruh pada strategi penanganan wabah. Tinjauan pustaka ini akan lebih menilai pemahaman virologi mengenai karakteristik SARS-CoV-2, cara penularan (transmisi) virus, patogenisitas virus, manajemen kasus klinis dan aspek epidemiologi klinik Covid-19. Pandemi global Covid-19 berujung pada munculnya berbagai masalah terkait penanganan wabah dan kebijakan kesehatan masyarakat di Indonesia. Rekomendasi yang tepat dalam penanganan wabah dan perspektif masa depan Covid-19 juga diperlukan dalam menghadapi pandemi global Covid-19.

Author Biography

Yordan Khaedir, Universitas Indonesia

Yordan Khaedir, Staf pengajar dan peneliti pada Departemen Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jakarta, dengan kepakaran di bidang Imunologi, Virologi, dan Penyakit Infeksi. Menempuh jenjang pendidikan Sarjana (S1) dan Profesi Dokter di FKUI pada tahun 2006 dan menamatkan studi Doktoral (Ph.D) di Chiba University, Jepang pada tahun 2013 dengan tema penelitian di bidang Imunologi dan Kanker Imunoterapi. Selain itu juga, ia menyelesaikan program Postdoctoral Research Fellowship di AIDS Research Center National Institute of Infectious Disease (NIID), University of Tokyo, Jepang (2018) dengan tema penelitian pengembangan Vaksin Human Immunodeficiency Virus (HIV). Selain aktif membimbing mahasiswa kedokteran, melakukan penelitian bersama mahasiswa Magister Ilmu Biomedik FKUI, saat ini juga merupakan dokter klinisi yang masih bekerja aktif di beberapa pusat layanan kesehatan masyarakat di wilayah DKI Jakarta dan manjadi salah satu Relawan Covid-19 Pemprov DKI Jakarta.

Published
2020-06-30