Hubungan media dan Islam dalam konteks kontestasi diskursus Islam di Indonesia dicirikan oleh sebaran narasi yang plural dan tidak homogen. Berbeda dengan pandangan orientalistik yang selama ini dianggap sebagai rezime kebenaran oleh narasi dominan internasional, yang memandang artikulasi keberislaman salah satunya yang muncul di media sebagai narasi yang monilitik dan anti-modern, perkembangan media di dunia Islam khususnya di Indonesia seperti diutarakan oleh Janet Steele (2018) dalam Mediating Islam:Cosmopolitan Journalisms in Muslim Southeast Asia menunjukan wajah media yang beragam baik ideologi maupun bagaimana masing-masing media menempatkan diri baik dalam hubungan dengan kuasa dan politik maupun pertanggungjawaban moral mereka secara profetik. Dalam konteks ekonomi-poitik komunikasi, hubungan media dan Islam saat ini sangat berhubungan dengan dua perkembangan politik yang membentuk relasi relasi sosial dan kekuasaan di Indonesia yakni politik populisme dan kuasa oligarki.

Published: 2018-06-20

Pengantar Redaksi

Khasanah