‘Aisyiyah dan Ijtihad Berkemajuan Hak-Hak Perempuan

  • Yulianti Muthmainnah Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta
Keywords: ‘Aisyiyah,, fatwa,, perempuan,, KDRT,, monogami,

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi kontribusi ‘Aisyiyah selama rentang waktu 21 tahun pasca-Reformasi (1998-2019) dalam bidang fikih dan pandangan agama dengan perspektif keadilan bagi perempuan dan anak sehingga berkontribusi pada penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan tujuan pernikahan monogami.

Author Biography

Yulianti Muthmainnah, Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta

Yulianti Muthmainnah, adalah seorang feminis Indonesia, ibu dari tiga orang anak dan seorang istri, asli dari Tanjung Karang-Lampung. Mendapatkan tujuh penghargaan tingkat nasional maupun internasional di bidang akademik maupun karena aktivismenya di isu-isu perempuan, Islam, hukum, HAM, dan dialog antar agama sejak tahun 2003. Saat ini aktivitasnya adalah dosen tetap di Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta, sebagai Ketua Pusat Studi Islam, Perempuan dan

Pembangunan ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Anggota Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Aisyiyah, salah satu Dewan Pengawas Lembaga Perdamaian Indonesia/LPI, Kongres Ulama Perempuan Indonesia/ KUPI, KAICIID Fellows, dan Ketua Komunitas ‘Aisyiyah ITB Ahmad

Dahlan Jakarta. Yuli Muth—panggilan singkatnya—pernah terlibat sebagai tim Staf Khusus Presiden Joko Widodo Bidang Keagamaan Internasional dan menghabiskan waktu enam tahun di Komnas Perempuan sebagai Asisten Pimpinan Bidang Kelembagaan dan Hubungan Internasional. Yuli Muth telah mempublikasikan karya lebih dari 141 tulisan hasil penelitian, tulisan di jurnal, buku, modul, maupun koran nasional. Yuli Muth juga pembicara, fasilitator yang mengisi di forum-forum nasional maupun internasional serta konsultan di beberapa tempat (the Asia Foundation, Lokataru, UNICEF, Rumah KitaB, Rutgers, the Wahid Foundation, Komnas Perempuan, dan lainnya). Yuli Muth dapat dihubungi melalui email ymuthmainnah@gmail.com

Published
2019-12-30