Menggugat al-Mutrafun, Membela al-Qaryah: Buya Syafii Maarif dan Krisis Masyarakat Adat
DOI:
https://doi.org/10.47651/mrf.v21i1.302Keywords:
al-mutrafun, al-qaryah, Buya Syafii Maarif, extractivism, indigenous peoplesAbstract
Tulisan ini membahas krisis ekologis dan ancaman terhadap masyarakat adat melalui pembacaan atas konsep al-mutrafun dan al-qaryah dalam Al-Quran dengan menjadikan pemikiran Ahmad Syafii Maarif sebagai kerangka analisis. Di tengah masifnya praktik ekstraktivisme yang ditopang oleh kolaborasi kekuasaan politik dan ekonomi, kerusakan lingkungan semakin meluas dan berdampak langsung pada hilangnya ruang hidup masyarakat adat. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, tulisan ini menunjukkan bahwa al-mutrafun merepresentasikan kelompok elite yang memperoleh keuntungan dari eksploitasi sumber daya alam, sedangkan al-qaryah merepresentasikan ruang hidup komunitas yang harus dijaga keberlanjutannya. Pemikiran Buya Syafii menawarkan kritik moral terhadap oligarki ekologis sekaligus memberikan landasan etis dan historis bagi pembangunan yang berkeadilan. Elaborasi pemikiran Buya Syafii menghadirkan tiga catatan penting untuk mengatasi krisis masyarakat adat di tengah industri ekstraktif, yaitu: ekologisasi pembangunan, demokratisasi sumber daya alam, dan etika profetik sebagai jalan menuju keadilan ekologis yang mencerahkan.
Downloads
References
Acemoglu, Daron dan James A. Robinson, Mengapa Negara Gagal: Awal Mula Kekuasaan, Kemakmuran dan Kemiskinan, terj. Arif Subiyanto. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2026.
Al-Asfahani, Al-Raghib. Mufradat Alfazh al-Quran. Beirut: Dar as-Syamiyah, 2009.
Al-Sa’di, Abdurrahman bin Nashir. Taisir al-Karim al-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan. Beirut: Dar Ibn Hazm, 2003.
Asian Development Bank. Indigenous Peoples/Ethnic Minorities and Poverty Reduction Indonesia. Manila: Asian Development Bank, 2002.
Armstrong, Karen. Sacred Nature: Bagaimana Memulihkan Keakraban dengan Alam, terj. Yuliani Liputo. Bandung: Mizan, 2023.
Burhani, Ahmad Najib (dkk.), “Pengantar Editor” dalam Ahmad Najib Burhani (ed.), Muazin Bangsa dari Makkah Darat. Jakarta: Serambi, 2015.
Forest Watch Indonesia (FWI). Nasib Hutan Indonesia di Ujung Tanduk. Bogor: Forest Watch Indonesia, 2024.
Hamka. Tafsir Al-Azhar Jilid 6. Singapura: Pustaka Nasional PTE LTD, 1989.
Hazleton, Lesley. Pribadi Muhammad: Riwayat Hidup sang Nabi dalam Bingkai Sejarah, Politik, Agama dan Psikologi, terj. Adi Toha. Jakarta: PT. Pustaka Alvabet, 2019.
Maarif, Ahmad Syafii. Bulir-Bulir Refleksi Seorang Mujahid. Jakarta: Kompas, 2023.
_____. Krisis Arab dan Masa Depan Dunia Islam. Yogyakarta: Bunyan, 2018.
_____. Membumikan Islam dari Romantisme Masa Silam menuju Islam Masa Depan. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.
_____. Mencari Autentisitas dalam Dinamika Zaman. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.
_____. Menerobos Kemelut: Catatan-Catatan Kritis Sang Guru Bangsa. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.
_____. Memoar Seorang Anak Kampung. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2013.
MAARIF Institute for Culture and Humanity. Policy Brief MAARIF House: "Agama, Krisis Lingkungan dan HAM". Jakarta: MAARIF Institute, 2024.
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kehutanan. Statistik Kementerian Kehutanan 2024 Volume I Tahun 2025. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kehutanan, 2025.
Rahardjo, M. Dawam. Ensiklopedi Al-Quran: Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep-konsep Kunci. Jakarta: Paramadina, 2002.
Ramadan, Tariq. Biografi Intelektual-Spiritual Muhammad: Pelajaran Hidup dari Perjalanan Hidup Rasulullah, terj. R. Cecep Lukman Yasin. Jakarta: Serambi, 2015.
Sahlins, Marshall. The New Science of the Enchanted Universe: An Anthropology of Most of Humanity. Princeton, NJ: Princeton University Press, 2022.
Shihab, M. Quraish, dkk. Ensiklopedia Al-Quran: Kajian Kosakata Jilid 2 dan 3. Jakarta: Lentera Hati, 2007.
Shiva, Vandana. Kodrat Alam: Gangguan Metabolik Perubahan Iklim. Diterjemahkan oleh Elisabet Repelita Kuswijayanti. Tangerang: Marjin Kiri, 2025.
Sinclair, Lian. Di Bawah Tanah: Melawan Pertambangan Multinasional di Indonesia, terj. Nidya Paramita. Yogyakarta: INSISTPress, 2025.
Van Klinken, Gerry. “Pengetahuan Ekologis Masyarakat Adat: Etika dalam Dunia Penuh Pesona.” Dalam Bacaan Bumi: Pemikiran Ekologis untuk Indonesia, diedit oleh Gerry van Klinken. Jakarta: Buku Obor, 2025.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). Environmental Outlook 2025. Jakarta: Eksekutif Nasional WALHI, 2025.
Wahid, Wawan Gunawan Abdul (ed.) (dkk.). Fikih Kebinekaan: Pandangan Islam Indonesia tentang Umat, Kewargaan, dan Kepemimpinan Non-Muslim. Bandung: Mizan, 2015.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MAARIF

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





